Elena masih betah berbincang dengan Lea, Elena seperti mendapatkan seorang kakak yang telah lama ia tunggu. Bahkan, Elena seperti melupakan Efron yang saat ini sedang menatapnya dengan wajah masam. Efron merasa kesal karena Elena seperti tak menganggap dirinya ada disana. Leon, dia hanya menahan tawanya. Elena benar-benar gadis yang bisa mengambil hati Efron tanpa usaha yang berat menurutnya. Gadis yang Efron pikir sangat menyebalkan, ternyata adalah gadis yang bisa mengendalikannya. Bisa mengambil hatinya, bahkan mungkin separuh jiwa dan raganya. "Sayang, sudah ya… kita pulang?" bujuk Efron yang langsung mendapatkan Elena yang mengerucutkan bibirnya. "Tidak mau, aku masih ingin berada di sini," Efron hanya mendengus kesal, ini sudah sore hari, namun Elena masih tidak mau pulang. Ba

