Ricard merasa frustasi, ia tak percaya mendengar kabar ini. Sedangkan Aston, terlihat sedang menahan senyum. Nilah yang ia tunggu, keajaiban. Mungkin saja, bayi dalam kandungan Elena bisa membuat keadaan menjadi tenang, dan damai. Elena, masih terus memakan buah kedondong, dan mangga muda.ia tak peduli, dengan dua orang yang berada tak jauh darinya. “Bagaimna mungkin, dia persis sekali dengan Riana?” gumamnya lirih. “Daddy,” panggil Elena semakin berani. Ricard menoleh, namun entah mengapa ia tak bisa marah. Ia menjadi ragu, dan bimbang. Ia bukanlah orang yang kejam pada keturunannya. Di dalam perut Elena, ada buah cinta Efron, yang artinya itu adalah cucunya, darah dagingnya. Aston hanyaa menahan tawanya, ia benar-benar merasa bahagia melihat keadaan ini. Ia berdoa, agar mereka bis

