Efron membuka matanya, ia merasakan tubuh Elena menggigil karena kedinginan, Efron pun memeluk tubuh Elena dengan erat, berusaha untuk memberi kehangatan untuknya. Efron tersadar, jika mereka masih berada di tengah hutan, bedanya, saat ini matahari sudah muncul. Efron merasakan hembusan napas Elena di ceruk lehernya. Efron terdiam, ia harus memikirkan cara agar bisa lolos dari orang tuanya,agar ia bisa menjadikan Elena miliknya. Ia pikir, semua akan berjalan mulus sesuai dengan rencananya, nyatanya ia salah pemikiran. Justru, Elena akan menjadi pancingan balas dendam. “Aku tidak mungkin menyakiti kekasihku, apa lagi membunuhnya, itu tidak akan pernah terjadi,” Efron mengecup pucuk kepala Elena berkali-kali, ia benar-benar sangat menyayangi gadis itu. Ia akan berjuang untuk mendapatkan

