Sepanjang perjalanan, Elena hanya terdiam tak mengeluarkan sepatah katapun. Efron berkali-kali menarik napasnya dalam, ia harus memberi waktu untuk Elena. Ini salahnya, dan dia harus mengerti Elena yang usianya jauh lebih muda darinya. Efron berkali-kali melirik pada Elena yang tampak menyandar di jendela mobil dengan tatapan kosong. “Sayang,“ panggil Efron, namun tak menggubris panggilan Efron. Efron menghela napas dalam. Efron pun mencoba untuk meraih tangan Elena, namun Elena segera menghindar. “Babe, maafkan aku…” ucap Efron yang hatinya menjadi takut, takut akan kehilangan Elena. Hingga tak sadar, akhirnya mereka sampai di rumah kedua orang tua Elena. Efron benar-benar tak menyangka, jika dia akan merasakan sesak seperti ini jika mengatakan hal itu. Padahal ucapannya belum selesa

