Setelah tadi malam sempat baku hantam dengan Christian, Efron pun terlihat mendapatkan beberapa luka lebam di wajahnya. Namun, ia harus menjemput Elena saat ini juga. Ia sudah berjanji akan membawa Elena pergi menemui kedua orang tuanya. Efron menatap wajahnya di pantulan cermin, ia merasa kadar ketampanannya tak kurang sedikitpun. Efron pun terus memikirkan ucapan Christian, bagaimana jika yang di ucapkan olehnya itu benar? Christian segera mnggelengkan kepalanya, ia harus menepis pikiran itu jauh-jauh. Ia harus memperjuangkan Elena. Gadis yang ingin ia nikahi, ia ingin memiliki Elena seutuhnya. “Lagian, tahu apa Christian tentang keluarga kita berdua? Bahkan, aku belum lama mengenal kedua orang tua Elena, mana mungkin kami memiliki masalah, bukan?’ gumam Efron menatap pantulan wajahn

