Elena berjalan gontai masuk ke dalam rumahnya. dia benar-benar merasa sedikit kecewa. Dia tidak menyangka jika Efron akan mengusirnya, namun terbesit di otaknya, jika dia akan menaklukan laki-laki itu. Senyum Lena mengembang, dia benar-benar memikirkan apa yang akan ia lakukan besok. Lena akan datang ke kantor Efron, Lena akan mengantarkan makan siang di kantornya. "Sayang, kamu sudah pulang?" Elena menaikkan pandangan dan menatap sang mama. "Sudah, Ma..." "Bagaimana dengan makanannya?" "Ah, itu... Elena makan dengan kak Efron, Ma.." Elena terpaksa berbohong. "Baiklah, ayo... sebaiknya kamu mandi, kamu bau keringat, sayang.." Elena terkekeh mendengar ucapan sang mama. "Baiklah, Elena naik dulu, ma.." "Ya, sayang.." Elena pun pergi ke kamarnya, sang mama hanya mengernyit bi

