Tidak Bisa Saling Percaya.

1049 Kata

Zalman melamun lama. Mendinginkan isi kepalanya dengan menatap bangunan lain dari balkon rumah bertingkat tersebut. Angin menerpa wajahnya asal. Sensasi dingin seperti membekukan tubuhnya, sekali dua kali pria itu nampak meringis. Seluruh tubuhnya terasa sakit, tapi ia tidak bisa mengeluhkan ketidakberdayaan yang menerpanya pada orang lain, terpaksa lagi dan lagi disimpan seorang diri. "Kita sudah berjanji, Ghina." Bibirnya bergerak, berujar lirih. "Bahwa untuk apapun itu, kita akan berbagi satu sama lain. Apa kamu melupakan janjimu secepat ini?" gumam pria itu, mengajukan pertanyaan acak. Yang padahal ia sadari tidak akan dijawab oleh siapapun karena hanya ada dirinya seorang di sana. "Benar. Lagipula, tidak ada bisa kita percaya sepenuhnya seratus persen selama hidup di dunia. Oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN