Bab 21 - Phobia

1347 Kata

Sazana menggerutu dalam hati ketika ia menemukan Tara dengan beberapa pegawai lain sedang berbincang dan perbincangan mereka itu terhenti seketika saat Sazana tiba. Ia tak ingin terlalu menggubris apa yang sedang terjadi di kantornya yang mulai tidak kondusif baginya sejak kedatangan Tara. Namun, ia tak mungkin melaporkan pada Ramandaka, karena dirinya dan Ramandaka tidak ada hubungan apa pun. Lagi pula, bisa saja lelaki itu justru akan membela Tara nantinya. Sazana hanya melemparkan senyum tipis pada Alya dan lainnya yang menatapnya dengan tatapan aneh. Ia tak tertarik untuk bertanya, karena selama ini dirinya memang tidak terlalu akrab dengan Alya, meski hubungan mereka terbilang cukup baik. Semua pegawai Ramz hotel memang memiliki keterikatan yang cukup kuat seperti layaknya saudara.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN