Serangan untuk Tuan Jhon

1066 Kata

Sore itu udara terasa lebih hangat dari hari-hari sebelumnya. Matahari bergerak pelan di balik awan tipis, menyisakan cahaya keemasan yang lembut di halaman panti asuhan Star. Suara tawa anak-anak dan riuh rendah suasana kegiatan sore menyelimuti area itu. Dari tempatnya yang tersembunyi di balik deretan mobil di ujung jalan, Nana menatap dengan fokus tajam. Ia duduk di dalam mobil dinas berwarna gelap, jendela bagian pengemudi diturunkan sedikit untuk memberi ruang udara segar masuk. Di pangkuannya, kamera kecil dengan lensa tele terarah langsung ke tempat Tuan Jhon berdiri, dikelilingi beberapa anak dan pengurus panti. Nana memutar focus lensa, matanya tak pernah lepas dari gerak tubuh pria tua itu. Di layar kecil, senyuman ramah dan tangan yang menggenggam sebuah pita peresmian tampak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN