Sejujurnya posisi pekerjaannya kini semakin membuat Rinta canggung, merasa terperangkap dan tak nyaman. Harus berada satu ruangan di setiap harinya bersama Andro itu merupakan siksaan. Memang benar, sejauh ini Andro tak melakukan atau mengatakan sesuatu yang menyinggung mengenai masa lalu mereka atau terlihat menggunakan kesempatan. Namun tetap saja, ini hal yang membuat Rinta kesusahan. "Ini baru hari pertama, Rinta. Ayo fokus kerja, profesional dan jangan mikirin hal aneh," rungut Rinta dalam hati sambil melirik sekilas ke arah Andro yang terlihat tenang. Yang terdengar hanya helaan napas halus yang sesekali Rinta keluarkan. Rinta menggelengkan kepalanya dengan cepat, lantas mulai mengerjakan tugas pertama yang Andro berikan padanya. Baiklah, dia menjadi asisten pribadi, artinya dirin

