Chapter 29

1106 Kata

Rinta termenung di sepanjang jalan pulang. Bahkan angannya terbang entah kemana meski kakinya menyusuri jalanan yang hampir mendekati tempat tinggalnya. Bagaimana hidupnya selalu berada di bawah bayang-bayang Andro. Bahkan sejauh ini dia telah menghindar, namun entah bagaimana Andro selalu memiliki cara untuk terus bisa menemukannya. "Hahhh, sekarang aku harus gimana ya?" Gumamnya sambil merapatkan sweater menutupi tubuhnya. Andai saja bisa, ingin rasanya Rinta berterus terang. Terus berlari menjauh dari Andro namun selalu saja ditemukan, itu sangat melelahkan jiwanya. Kenyataan menyakitkan memaksanya untuk berlari. Namun sekeping hatinya berteriak untuk mengatakan yang sesungguhnya saja. Andro berhak tahu. "Tidak, tidak, itu tidak boleh. Dia gak boleh tahu, karena dia pasti akan terlu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN