Bab 31

703 Kata

Aku berjalan menuju restoran dengan gugup. Apa yang harus aku katakan nanti, ya?             Sesampainya di restoran, aku melihat Andra sudah menungguku. Tapi … dia tidak sendirian. Siapa perempuan di sebelahnya? Apa itu Sandra?             “Andien!” Andra melambaikan tangan ke arahku, aku mengangguk dan menghampirinya.             “Hei, sorry telat.” Aku menyapa basa-basi lalu duduk di depan mereka.             “Oh, ya. Andien, kenalin, ini Sandra,” ujar Andra tersenyum canggung.             “Hei, gue Andien.” Aku mengulurkan tangan, dan Sandra menjabat tanganku.             “Sandra, Kak.” Oh, suaranya manis sekali.             “So? Dia siapa, Ndra?” tanyaku penasaran. Tidak, aku tidak cemburu.             “Kita pacaran.”             Aku melebarkan mataku. “Sejak kapan?”      

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN