Bab 16

1261 Kata

Aku sedang membuatkan minuman untuk Andra dan juga Chika. Aku bahkan hanya minum air putih dingin. Dapur rumah Andra sangat luas, tapi rumah ini terasa sepi. Ke mana semua orang? Maksudku, keluarga Andra. Apa mereka semua sedang bekerja?                 "Eh, kirain nggak ada orang." Adik Andra yang kalau tidak salah bernama Deeka, datang ke dapur dan membawa mie instan rebus. "Kakak temennya Bang Andra, ya?"                 "Hmm ... iya, temen." Aku saja bingung. Apa aku sudah jadian dengan Andra? Sepertinya belum. Andra hanya bilang menyukaiku, tapi dia tidak memintaku menjadi pacarnya. Iya, 'kan?                 "Oh, temen." Deeka mengangguk sambil menyengir. "Kakak harusnya jangan mau kalo disuruh-suruh Bang Andra."                 "Hah? Ini cuma jus stroberi, kok."                

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN