BAB 54

1448 Kata

Sepasang pria berbeda usia sedang duduk berdampingan di sebuah kursi tepi jalan. Pandangan mereka terpaku pada jalanan kota yang tampak sibuk dengan banyak mobil berlalu-lalang. Sebagian warga kota ada pula yang memilih bepergian dengan jalan kaki dan bersepeda. Terlihat dua buah gelas kopi panas berada di masing-masing genggaman tangan mereka. Satu dari mereka mulai menikmati rasa serta aroma yang menyeruak kuat dari gelas tersebut. Menyesapnya perlahan untuk menenangkan perasaan yang saat ini sedang bergejolak di dalam hatinya. Roneice tampak terpaku saat bola matanya memandangi trotoar. Bayangan kekasihnya tidak pernah menghilang bahkan sejak kemarin malam. Jujur saja dia merasa cemas dengan kondisi Kailen saat ini. Tapi bibirnya tidak dapat mengucapkan sepatah kata pun bahkan ketik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN