Zurich, Juni 2026 Rambut hitam legam sepinggang itu berkibar tertiup angin musim dingin. Entahlah, mengapa perempuan berkaus turtle neck cokelat itu begitu menyukai berdiri di balkon pada jam seperti ini, sore menjelang malam, saat senja pertama kali datang mengintip sampai akhirnya dia hilang tertelan kegelapan. Suara tangis seorang bayi di dalam kamar menginterupsi kegiatan wanita itu. Lekas dia berjalan masuk ke dalam, lantas menemukan bayi mungil dengan setelan manis berwarna biru tengah menangis dalam usaha untuk meraih benda pipih yang hanya berjarak beberapa jengkal dari hadapannya. “Kyle, astaga! Kau sedang apa?” Perempuan itu memekik menggunakan bahasa Prancis Swiss yang fasih. Kekehan kecil wanita itu mengudara. Dia lantas meraih tubuh mungil bayi bernama Kyle itu ke dalam

