98. Impulsif

1665 Kata

Gara disambut oleh keluarganya dengan berbagai tatapan penasaran ketika dia tiba di rumah. Apalagi, ketika mereka melihat sekacau apa penampilan Gara saat itu. Pria itu lebih kacau dari beberapa waktu sebelumnya. Meski sudah tahu perihal apa yang menimpa aktris yang pernah dia kencani, tetapi orang-orang penasaran mengapa tampaknya Gara mengalami sesuatu yang lebih buruk. "Kak Pevita baik-baik saja?" Agnes yang pertama angkat suara, menanyakan sesuatu yang menjadi pertanyaan semua orang di sana juga. Gara hanya mengangkat wajahnya. Tersenyum tak minat yang jadi tampak menakutkan dilihat, kemudian berjalan begitu saja melewati ruang tengah usai mengusap singkat puncak kepala Thalia yang tengah berada di gendongan Agnes. Tentu saja hal itu memunculkan semakin banyak tanya di benak orang-or

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN