Lucas berjalan dengan cukup ragu sesaat setelah dia sampai di belokan koridor dan memastikan Agnes tidak akan melihat jejak-jejak keberadaannya lagi. Lantas menghentikan langkah di depan lift seraya mengambil banyak oksigen di sana, mengisi paru-parunya dengan lega, membebaskan kesesakkan yang beberapa hari terakhir membuatnya benar-benar depresi. Tidak apa, dia sudah sangat beruntung bisa melihat wajah Agnes hari ini. Meski tak banyak kata yang dilontarkan gadis tersebut, meski tak ada senyum yang dia rindukan di wajah ayu itu, semuanya sudah cukup untuk Lucas. Dia akan menunggu dan berjuang untuk mendapatkan kembali Agnes, entah bagaimana pun caranya, semua akan dia tempuh. Dan dia akan menunggu saat-saat membahagiakan itu akhirnya tiba. Lift terbuka. Ketika dia nyaris melangkah, seseo

