Bab 23. Kunjingan ke daerah pedalaman butan

1030 Kata

Rainer menaikan sebelah alis. Namun, sejurus kemudian dia menyeringai begitu dapat membaca ekspresi Iloya. Rainer memang tidak pernah lagi membaca pikiran Iloya sesuai dengan kesepakatannya waktu itu dengan Iloya. "Ya, setiap ada penyambutan yang melibatkan rakyat, rakyat selalu memberikan hadiah bagi orang yang mendapat sambutan. Apa lagi nanti adalah penyambutan sekaligus pengesahan Ratu baru mereka, tentu saja hadiah dari rakyat akan sangat menumpuk." Mata hijou Iloya berbinar cerah sekali. Pikirannya sudah sibuk menghitung dan membayangkan hadiah-hadiah rakyat yang akan diberikan padanya. Mendadak kaya, itulah yamg ada dalam pikiran Iloya saat ini. Iloya berdehem untuk membersihkan tenggorokannya dari keantusiasannya. Iloya pura-pura tidak tertarik pada pesta itu, "berhubung pesta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN