Bab 26 Bayangan dunia lain

1055 Kata

"I-iya... saya ditolong orang saat tersesat di hutan." Keraguan dalam mata Iloya semakin kentara. Dia teramat bingung, entah mau mengatakan kalau itu pangeran Dar atau tidak. Yang jelas Iloya saat ini bingung, apakah benar pangeran Dar yang terlihat baik itu punya maksud niat buruk padanya? "Siapa?" mata Rainer menyipit tajam. Ditatap seperti itu, Iloya gelagapan. Matanya bergulir ke sana-sini menghindari kontak langsung dengan Rainer. "I-itu, tidak tahu." "Iloya," suara Rainer terdengar merendah. "Katakan yang sejujurnya!" "Haduh, jangan sekarang! Saya mau mikir dulu ini," Iloya menjauh dari Rainer. Dia membuka jendela dan membiarkan angin hutan menerpa wajah dan menerbangkan rambutnya yang kusut karena belum sisiran lagi sekembalinya dari hutan. Iloya menggigit jari tangannya, kebi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN