Bab 30. Pelan-pelan.

1015 Kata

"YAKUYA," Iloya berseru heboh saat menjumpai Yakuya duduk di meja makan berhadapan dengan Rainer. Tanpa sungkan dia berlari, lalu memaksa Yakuya berdiri. Iloya memutar tubuh Yakuya samapai membuatnya berputar beberapa kali. "Syukurlah kamu tidak terluka," Iloya mengusap d**a pelan. Yakuya tertawa merdu, "apa kamu begitu mengkhawatirkanku?" Yakuya melirik Rainer geli. Rainer mendengus saat melihat betapa hebohnya Iloya saat bertemu Yakuya. Dia kira setelah mengetahui sipat asli Yakuya yang suka mempermainkan perempuan, Iloya akan menjauhi Yakuya. "Tentu saja. Kamu datang untuk menyelamatkanku, tapi seseorang yang tidak tahu caranya berterima kasih malah meninggalkanmu di sana. Terima kasih karena sudah datang menolongku." Iloya tidak berani menoleh ke arah Rainer. Dia tahu kalau saat in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN