Ziva sudah bersiap sepenuhnya. Berdandan secantik mungkin agar terlihat mengesankan di resepsi nanti. Dia tak mau terlihat rendah di sana nanti. "Mas, udah siap?" Tanya Ziva. "Sudah, kok." Jawab Arga. "Hai semuanya." Sapa Kalila yang baru tiba. "Lho, kok kamu ada disini?" Tanya Arga keheranan. "Aku di ajak Mbak Ziva." Kata Kalila. "Iya, Mas. Aku ajakin dia karena di sana ada Galuh. Sepupunya Raffa. Dia tajir lho. Kan enak nanti kalau Kalila bisa dapetin dia." Kata Ziva. "Mbak emang paling bisa ngertiin aku." Ucap Kalila senang. "Kamu pakai baju yang aku kasih, bagus dong !" Ucap Ziva sembari mengacungkan jempolnya pada Kalila. "Siapa yang jagain Mama?" Tanya Arga. "Tenang, Sayang. Mama udah ada perawat yang jagain. Aku sengaja bayar buat Mama." Jawab Ziva. Kalila hanya mengiyaka

