Arini POV Aku terbangun saat subuh datang. Hal yang pertama aku lihat adalah sosok Mas Raffa yang sangat menakjubkan untukku. Mata yang terpejam dengan bulu mata lentik itu. Alis sedikit tebal yang membuat ia terlihat gagah. Hidung mancung dengan bibir tipis berwarna merah muda itu. Segalanya yang ada dalam dirinya cukup sempurna untukku. Aku raih tangan itu, kemudian menggenggamnya cukup erat. Aku dengar deru nafas itu. Ia masih saja terlelap dengan tidurnya. "Mas bangun, sudah subuh." Ucapku membangunkannya. Perlahan, mata bulat itu terbuka. Sekali tubuh itu mengerjap secara perlahan sebelum senyum itu muncul. "Selamat pagi, sayang." Ucap Mas Raffa. Mas Raffa kemudian duduk lalu mendekatkan wajahnya. Ia kemudian mengecup keningku singkat. Hal yang biasa ia lakukan setiap bangun ti

