Kemenangan

1547 Kata

Arini memasuki ruangan Raffa, tanpa sengaja melihat Raffa sedang berduaan dengan Sezia dalam posisi yang cukup dekat. "Maaf, Pak." Ucap Arini lalu keluar lagi. Ada satu perasaan sedikit kesal yang Arini rasakan saat ini. "Arini, ini salah paham." Ucap Raffa menjelaskan. Sezia terlihat kesal. Untuk apa juga Raffa menjelaskannya. Padahal dia dan Arini bukan siapa-siapa. "Gak masalah, Pak. Saya mengerti dan paham." Jawab Arini. "Kalau begitu, ayo kita berangkat." Ucap Raffa. Hari inilah semua perusahaan akan memperebutkan Tender besar dengan perusahaan Adijaya. "Mas, kamu serius gak mau ngajak aku?" Tanya Sezia kesal. "Enggak perlu." Ucap Raffa. Keduanya melangkah pergi meninggalkan Sezia sendiri. "Maaf ya? Sezia memang begitu. Padahal sudah saya bilang, jangan dekat-dekat takut ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN