Tingkah Arga

2400 Kata

Arga dengan diam-diam menatap Arini dari kejauhan. Ia sangat rindu akan senyuman itu. Ia juga rindu sambutan hangat darinya saat pulang kerja. Arini dan hanya Arini yang bisa membuatnya merasakan kenyamanan. Berbeda dari Ziva yang hanya bisa membentak dan berkata kasar. Setiap apa yang Arga lakukan, tak pernah ia hargai. "Arini, aku merindukanmu." Gumam Arga. Lelaki itu terus memandangi Arini sampai wanita itu masuk ke dalam mobil. Melihat itu, Arga hanya bisa diam dan terus mengikutinya. Mobil itu berhenti di sebuah toko buku. Arga tahu, Arini sedang ingin membeli buku. Arga juga tahu, kesukaan Arini adalah tentang novel islami dan juga sejenisnya. Arini menuju tempat dimana semua buku tentang Islam berada. Memilih beberapa buku yang menurutnya bagus. "Wah, Arini. Kamu disini?" Celetu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN