‘Klik!’ Alexander menatap pada handgun yang di todongkan ke depan matanya oleh James. Alexander dapat merasakan tangan dan tubuhnya mendingin oleh keringat yang keluar dari tubuhnya. Mereka terdiam untuk beberapa saat, sampai dimana James kembali berucap dengan penuh amarah. “Katakan bahwa kau menyesal, maka aku akan membiarkanmu hidup!” Itulah perkataan yang ia dengar, dan tanpa berpikir panjang Alexander yang sudah terlalu lelah dengan penyesalan ini segera memegang pergelangan tangan James dan memintanya untuk menarik pelatuk tersebut saat itu juga. “Tidak! Aku tidak mau hidup seperti ini! Tolong! Tolong bebaskan aku, bunuh aku sekarang!” James terkejut atas apa yang Alexander lakukan, ia merasakan tangan pemuda itu sangat dingin, dan bergetar. Bahkan James mengetahui saat Alexander

