"Dia tadi bilang kalau dia kenal sama Bu Luna. Katanya teman Bu Luna dari Jakarta," jawab Bian. Luna kembali menghela nafasnya. "Teman saya dari Jakarta?" gumam Luna. "Siapa?" tanyanya bingung. Bian mengedikkan bahunya pelan. Lalu pergi meninggalkan Luna yang masih berdiri terpaku. Drrt ... drrt ... drrt.... Luna terperanjat kaget saat ponselnya bergetar. Tangannya menyelinap masuk ke dalam saku rok untuk mengambil benda pipih itu dari sana. "Ha--." Suara Luna terputus saat mendengar seseorang di ujung sana sedang bicara sambil berteriak padanya. "Luna, kamu ada dimana sekarang? Jangan bilang kalau kamu sedang berada di Tangerang sekarang! Bagaimana mungkin kamu pergi tanpa mengabariku dulu? Asal kamu tahu, ada orang yang datang ke cafe dan mengancam pegawai. Mereka bertanya tentangm

