Anita diam membeku, menimbang - nimbang keputusan Diandra. Ia tidak yakin dengan rencana yang dibuat oleh Diandra. Masih ada keraguan tersirat di wajahnya. Diandra menepuk pelan pundak Anita. "Jangan khawatir. Saya dan anggota saya akan berjaga di depan, untuk memastikan Mbak Anita bisa ketemu dan bicara langsung dengan Mamanya Abi." "Tapi, Mbak.... Kayaknya lebih baik kalau Mbak Dian juga ikut masuk bersama saya. Saya cuma takut kalau Mamanya Abi sampai salah paham sama saya. Entar dia mikirnya, saya itu sedang berbohong." Anita menyampaikan isi hatinya. "Gak apa-apa, Mbak Anita jangan takut. Yang penting, Mbak Anita jelaskan aja sejujurnya tentang anak ini. Tunjukkan pada Luna semua yang ada pada Abi ketika Mbak Anita menemukan Abi beberapa bulan lalu." Diandra berusaha meyakinkan Ani

