Hari itu adalah hari paling membahagiakan dalam hidupnya. Ia tak menginginkan apapun lagi, karena apa yang paling dia inginkan, telah ia dapatkan. Lebih berharga dari apapun yang ia miliki dan capai selama ini. Ya, setelah penderitaan panjang yang ia hadapi, bukankah ia berhak bahagia? Tentu saja, meskipun banyak orang yang mempertanyakan perihal anak itu, Luna tak perduli. Atas bantuan Diandra, Luna mendapatkan tempat yang lebih baik untuk ditinggali bersama Abi. Ia memutuskan menjual apartemen lamanya dan pindah ke rumah baru. Rumah yang layak untuk ia tinggali bersama Abi, sehingga anak-anak panti bisa datang kapan pun untuk bertemu dan bermain dengan putranya. Kini Luna bukan hanya memiliki Abi, tapi ada anak-anak panti yang ia anggap seperti anak sendiri. Semuanya berjalan sangat b

