Bab. 33. A Nightmare

1051 Kata

Oeekk... oeekkk... ( suara tangisan bayi ). Sekali lagi Luna harus terbangun di tengah malam dengan bulir keringat membanjiri tubuhnya. Suara tangisan itu, kembali lagi menganggu tidur malamnya. Nafas Luna memburu hingga membuat dadanya naik turun. Air matanya kembali mengalir. Luna menunduk, menyembunyikan wajahnya di balik lipatan tangannya yang ditopang oleh dengkul kakinya. Mimpi itu membuat Luna kembali teringat pada bayinya. Bayi yang telah ia tinggalkan pada orang asing, tapi entah dimana. Luna masih tidak bisa mengingat dengan baik, kemana ia pergi membawa bayi itu. Luna merasa sangat menyesal sekarang. Demi untuk membuktikan pada pria pengecut itu bahwa dia bisa hidup sendiri, Luna memilih untuk mempertahankan bayi itu di dalam rahimnya. Ya, saat itu Luna berjuang untuk teta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN