Bab 31. A Bad Guy

1330 Kata

Luna menghembuskan nafasnya lemah, ia terlihat sangat gugup. Raka sedikit pun tak memberikan reaksi apapun. Pria itu hanya diam membantu. Kejutan Luna sukses membuat Raka terkejut. "Sayang..." Luna mengguncang tubuh Raka. Menyadarkan pria itu dari lamunannya. "Kamu kenapa jadi diam gitu, sih? Kamu marah ya? Kamu gak senang ya, karena aku lagi hamil anak kamu? Ngomong, dong..." rengek Luna. Tanpa disadarinya, dua bulir air mata jatuh menetes di pipinya. Luna begitu takut dengan reaksi alami yang ditunjukkan oleh Raka. Melihat hal itu, Raka menarik kedua sudut bibirnya ke atas dengan paksa, hanya untuk membuat satu senyuman agar Luna berhenti menangis. Ia menarik tubuh Luna dalam dekapannya dan mengusap punggungnya perlahan hanya agar emosi Luna mereda. "Maafin aku ya, Sayang. Aku gak ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN