Cukup lama Diandra duduk di tempat itu. Minuman soda yang ia pesan bahkan hampir habis. Namun orang yang mereka tunggu masih belum muncul juga. Diandra mengetuk jendela mobil di samping supir. Ia melangsir plastik pembungkus makanan ke dalam mobil. "Ini, Pak. Ada minuman dan cemilan untuk Bapak. Gimana, apa sudah ada kabar dari mereka?" tanya Diandra dengan suara sedikit berbisik. "Sebentar lagi sampai, Non. Mereka hampir sampai di gerbang tol," jawab Pak Dadang tanpa menoleh. "Kalau mereka sudah sampai disini, tunggu saja di mobil. Jangan ada dari mereka yang keluar untuk menemui Bapak." "Baik, Non." Diandra kembali masuk ke dalam resto dan duduk di kursinya kembali. "Sial! Aku bakal gendut jika terlalu banyak minum soda seperti ini," umpatnya pada diri sendiri." Netranya tidak le

