Setelah berbelanja Siska dan Mike kembali menelusuri seisi Mall bersama dengan troli yang terisi oleh barang belanjaan mereka berdua. Siska sendiri merasa kagum melihat Mike yang banyak belanja produk-produk Indonesia yang bahkan Siska sendiri belum pernah membeli nya.
Sementara itu Jack hari ini ada meeting bertemu klien nya ia bertemu klien nya di salah satu coffee shop yang ada di dalam Mall yang sama dengan Siska. Jack tidak mengetahui bahwa Siska berada di Indonesia, karena sudah lama ia tidak stalking sosmed milik Siska. Selama di Jakarta ia di sibukkan mengurus perusahaan Papanya.
Jack telah selesai berbicara dengan Klien nya dan Klien nya pun sudah pulang Jack pun berniat kembali ke kantor namun pada saat ia keluar dari coffee shop tersebut ia bertemu dengan Siska dan Mike. Mereka bertiga sama-sama terkejut dan saling melempar pandangan Jack melihat Mike yang jauh lebih tampan darinya ia juga melihat Siska yang jauh lebih cantik sekarang ini. Siska terpaku melihat Jack ia dan Jack sambil melempar pandangan, Mike sendiri dapat melihat dengan jelas ada tatapan rindu di antara mereka berdua.
" Siska aku tunggu di dalam ya, kalian bicara saja dulu " ucap Mike sambil menepuk lembut bahu Siska.
“ Mike.. “ panggil Siska namun Mike mengisyaratkan bahwa ia tidak apa-apa.
“ Emmhh..Sis apa kabar ? “ Tanya Jack setelah beberapa saat mereka saling berdiam.
“ Ehm kalau mau bicara duduk saja dulu didalam “ ucap Siska sambil menunjuk ke arah Coffee shop.
Jack pun menurut ia melangkahkan kakinya sejenak timbul kerinduan nya terhadap Siska sedangkan Mike menunggu di meja yang sedikit jauh dan ia sibuk dengan Ipad nya.
“ Itu pacar kamu ? “ Tanya Jack
“ Ya , dan seperti yang kamu lihat keadaan aku baik-baik saja , kamu sendiri apa kabar ? “ Tanya Siska
“ Ehmm..aku baik-baik saja kok Sis “ jawab Jack.
“ baguslah “ balas Siska.
“ Sis aku mau minta maaf sama kamu atas apa yang terjadi sama kita, selama ini aku belum benar-benar minta maaf secara resmi dengan kamu “ ucap Jack gugup
“ Jack apa pun yang terjadi di masa lalu kita tak perlu lagi kamu sesali aku juga bersyukur karna aku mengetahuinya sebelum kita menikah dan aku sudah mengikhlaskan semua yang terjadi di antara kita “ ucap Siska
“ Maafkan aku yang udah membuat kisah kita menjadi pahit seperti ini Sis dan maafkan aku yang udah merenggut… “ ucap Jack lalu di potong oleh Siska.
“ Jack tidak perlu di ingat lagi sekarang kita sama sama sudah memiliki kehidupan masing-masing dan kamu juga akan menjadi ayah, tidak perlu ada yang di sesali dari kisah kita , semua ini aku jadi kan pelajaran di hidup aku, aku juga sudah memaafkan kamu “ ucap Siska
“ Sis terima kasih udah maafkan aku , terima kasih juga sudah pernah hadir di dalam hidup aku dan terima kasih sudah menjadi bagian dari hidup aku bagi ku kamu adalah masa lalu yang paling indah buat aku, dan maaf sudah melukai hatimu “ ucap Jack yang menahan air matanya.
“ Jack terima kasih juga sudah pernah hadir di hidup aku, terima kasih sudah pernah mengisi hati aku dan terima kasih sudah menorehkan luka di hati aku, sekarang kita tak perlu lagi mengingat kenangan itu biarkan lah kenangan kita berlalu terbawa angin dan aku harap kamu bisa menjalani hidup kamu dengan baik.. Aku permisi Jack “ ucap Siska sambil menuju meja Mike.
Siska pun meninggalkan Jack dan menuju ke meja Mike, ia duduk di samping Mike dan bertanya apakah Mike ingin minum sesuatu di Coffee shop itu.
" Mike...Kamu mau minum sesuatu ? " tanya Siska
" Ngga deh aku masih kenyang Sis, kamu sudah selesai bicaranya ? " tanya Mike
" Ya udah kalau gitu setelah ini kita mau kemana lagi ? , sudah kok " Ucap Siska
" Cepat amat bicaranya ? " tanya Mike
" Ya karna ga ada yang perlu di bicarain,udah ih habis ini mau kemana lagi ? " ucap Siska
" Iya lah iya... Sepertinya balik ke hotel dulu deh Sis soalnya barang kita udah banyak banget hehehe... " ucap Mike
" Barang kamu kali yang banyak hahahah... " Ledek Siska
" Iya barang aku, ngalah aja deh " jawab Mike
" Hahaha... ya udah yuk pulang " ajak Siska
Mereka pun kembali ke Hotel menggunakan Taksi, sesampainya Siska dan Mike di hotel mereka langsung menuju kamar mereka. Ketika di kamar Mike langsung memeluk Siska karena ia tahu bahwa Siska sudah menahan air mata sedari tadi.
“ Menangis lah disini Siska “ ucap Mike, lalu Siska pun menangis
Mike membiarkan Siska menangis hingga tenang ia mengelus lembut kepala Siska walaupun sebenarnya ada sedikit rasa cemburu di hatinya saat melihat Siska berdua dengan Jack namun ia sadar bahwa ia dan Siska belum ada status yang jelas.
“ Kenapa kamu membiarkan aku bicara berdua dengan dia “ Tanya Siska kepada Mike
“ Apa kau masih mencintainya Siska ? “ Tanya Mike tanpa menjawab pertanyaan Siska.
“ Aku sudah tidak mencintainya Mike bagiku dia hanyalah masa lalu yang harus aku lupain “ ucap Siska “ Saat ini aku hanya merasa lebih plong dan aku akan melepaskan smua tentang dia mulai hari ini “ ucap Siska lagi .
“ Ya sudah kalau gitu jangan nangis lagi “ ucap Mike menenangkan siska.
" Hmmm Thank you karena kamu selalu ada untuk aku " ucap Siska
" Anything for you baby " jawab Mike sambil mencium kening Siska.
" Sebenarnya hal yang paling aku takut kan ya ini Mike, bertemu sama masa lalu yang gak ingin ku temui sama sekali " ucap Siska.
" Masa lalu gak bisa di hindari Sis, dimana pun kapan pun itu kamu bisa saja bertemu masa lalu itu kembali tergantung bagaimana kamu menyikapi nya " Jawab Mike
" Hmmm... Dan tadi kamu secara tidak langsung mengajarkan ku untuk menghadapi masa lalu itu bukan menghindari, Ya kan ? " Tanya Siska
" Yapss benar, mau sampai kapan kamu hindari terus masa lalu mu ? Jika kamu mau berdamai dengan hatimu sendiri maka hadapi lah apa pun yang terjadi baru lah kamu bisa berdamai dengan masa lalu mu dan juga berdamai dengan dirimu sendiri " jelas Mike
" Hmmm... I understand Mike, Thank you karena kamu selalu memberi banyak pelajaran tentang hidup ke aku " jawab Siska.
" Anything for u Siska , ya udah mandi gih udah sore kita istirahat aja deh malam ini , makan nya pesan dari sini aja langsung, besok baru jalan-jalan lagi ya " Jawab Mike
" Okey deh aku mandi dulu yah " Ucap Siska
" Okey " jawab Mike.
Yang nama nya masa lalu tidak akan pernah bisa kamu hindari guys :) Kamu harus menghadapinya agar kamu bisa berdamai dengan dirimu sendiri serta bisa melanjutkan hidup kamu di masa sekarang untuk masa depan tanpa dihantui oleh masa lalu mu :)
***