Hai author upload lagi nih maaf ya kalau lama :)
=========================================
Hari pun berlalu, pagi ini Siska sudah janjian dengan Papa nya untuk ketemuan di kantor Papanya, sementara Mike tinggal di hotel karena ia tak mungkin ikut Siska. Sebelum pergi menemui Papanya Siska tidak lupa membawa Jas yang sudah di beli di Singapore untuk Papanya itu, diperjalanan ia juga singgah di salah satu Toko Roti terkenal yang Papanya suka.
Sesampainya di kantor Papa nya ia di sambut dengan ramah oleh Security kantor itu, lalu ia langsung menemui Sekretaris Papa nya untuk memastikan apakah Papanya sedang tidak ada tamu/meeting karena ia tak mau mengganggu Papanya jika sedang ada tamu atau meeting.
" Pagi mba " sapa Siska kepada Cindy Sekretaris Papanya
" Pagi, eh non Siska ya ? " ucap Cindy
" Hehehe iya mba, masih ingat aja ya mba " jawab Siska
" Ingat dong non, mau ketemu Pak Indra ya non ? " tanya Cindy
" Hahahah...iya mba Papa lagi ada meeting atau ada tamu ga mba ? " tanya Siska
" Ngga ada kok non hari ini jadwal meeting Pak indra tidak terlalu banyak dan jam nya juga setelah jam makan siang, jadi Non masuk saja ke dalam non " jawab Cindy
" Oke terima kasih mba saya permisi dulu ya " ucap Siska
" Sama-sama Non, Silahkan non " ucap Cindy sambil mempersilahkan Siska untuk masuk ke ruangan Bos nya itu.
Siska pun masuk ke ruangan Papanya, saat ia masuk ia melihat Papanya yang masih serius ke Laptop Papanya sudah terlihat tidak mudah lagi, ia perhatikan Papanya dari jauh seketika ada rasa rindu dan sedih di dalam hatinya, ia sedih karena hubungan ia dan Papanya harus jadi seperti ini semenjak kehadiran Ibu Tirinya.
" Pa.. " Siska pun memanggil Papanya.
" Hei Sis udah sampe kamu " jawab Papa nya dan langsung berjalan kearah Siska.
" Pa,Siska kangen " Ucap Siska langsung memeluk Papanya.
" Papa juga kangen sama kamu nak,kamu gak sama Santi ke sini " ucap Papanya.
Tak bisa di pungkiri Papanya juga merasakan hal yang sama merindukan kedua putrinya itu namun sejak kecil Santi tidak terlalu mengenal sosok Indra karena kesibukan Indra mengurus perusahaan terlebih pada saat itu Santi masih sangat kecil.
" Ngga pa, Santi kan masih harus ujian pa " jawab Siska
" Papa rindu sekali sama kalian " jawab Papa nya sambil mengeratkan pelukannya kepada anak pertamanya itu.
" Siska juga rindu banget sama Papa " jawab Siska
" Ya udah duduk dulu,kamu mau minum apa ? " Tanya Papanya
" Ada jus ga Pa ? Heheheh " ucap Siska
" Ya ga ada la nak tapi papa suruh Security beliin aja ya kamu mau beli jus apa ? " tanya Papa nya
" Jus alpukad aja deh Pa " jawab Siska
" Ya udah bentar ya " jawab Papanya
Indra pun menelepon bagian security untuk membantunya membelikan Jus alpukad buat putri nya itu sekaligus minuman untuk nya sendiri. Lalu setelah menelpon ia kembali ke tempat Siska dan Siska pun memberikan Hadiah yang sudah ia bawakan untuk Papa nya.
" Pa ini buat Papa biar Papa makin ganteng hehehe..." ucap Siska
" Apa itu emang nya ? " tanya Papa nya
" Ini Pa, Siska beliin papa Jas hehehe biar bisa Papa pake untuk kerja atau meeting, Papa coba dulu muat ga " jawab Siska
" Duh kamu ini ya dari dulu Fashionable nya ga berubah, ya udah Papa coba sini " jawab Indra
Indra pun mengambil Jas itu dari tangan Siska dan membuka jas yang ia pakai sekarang lalu mencobanya dan ternyata Jas itu pas di badannya dan ia terlihat semakin gagah memakai Jas itu. Jas yang diberikan Siska adalah Jas buatan salah satu brand terkenal di dunia yang harganya juga tidak usah di tanya lagi karena mencapai belasan juta.
" Wahh makin ganteng aja Papa Siska hahaha keren lo Papa coba deh liat di kaca " ucap Siska
" Yah kalau kamu yang beli sih udah ga usah di raguin lagi kamu kan emang paling bisa milih Fashion, Thank you ya nak " ucap Papanya dan langsung memeluk Siska
" Sama-sama Papa di pake yaaa " jawab Siska " Oh iya pa ini kue kesukaan papa tadi di jalan Siska singgah ke Toko roti kesukaan Papa " lanjut Siska
" Kamu masih ingat aja ya kesukaan Papa hahahaha, ya udah buka kita makan bareng " jawab Papanya
Tok..tok... (Suara ketukan Pintu)
" Masuk " Jawab Indra
" Ini pak pesanan nya " ucap Security itu
" Owh oke terima kasih Pak, ini uang nya kembaliannya untuk kamu saja,terima kasih ya " ucap Indra sambil memberikan 2 lembar uang seratus ribu.
" Terima kasih banyak pak " jawab Security itu lalu ia pun meninggalkan ruangan bosnya itu.
" Nah ini Sis minum nya , oh iya kamu bilang ada yang mau kamu urus makanya kamu pulang ke Jakarta, emang ada apa Sis? " tanya Papa nya
" Itu Pa Siska mau urus dokumen untuk kuliah di S******d Pa, Siska udah putusin buat kuliah di Amerika Pa " jawab Siska
" Kuliah ? " tanya Siska
" Iya Pa, kok Papa kayak ga percaya sih Siska mau kuliah " ucap Siska
" Ya gimana mau percaya lah wong kamu aja waktu itu gak mau kuliah " ledek Papa nya
" Ya itu kan dulu Pa hehehe.. Ini kan udah beda " ucap Siska
" Ya udah kalau emang kamu mau kuliah di sana, terus biaya kuliah nya berapa nanti kamu bilang sama Papa ya nanti Papa kirim ke kamu " ucap Papa nya
" Biaya kuliah ga usah Pa tapii kalau Papa mau kasih,kasih uang saku aja heheheh biar Siska ada uang tambahan hahahaha... " ucap Siska
" Loh kenapa gitu kenapa ga sekalian semua aja ? " tanya Indra
" Iya soalnya biaya kuliah di tanggung sama suami Mama, jadi Papa ga usah keluarin biaya kuliah lagi hehehe uang saku aja buat Siska belanja di sana kalau pas liburan heheheh " jawab Siska
" Owhhhh... Ya udah kalau gitu Sis , kalau uang saku ga usah takut Siska mana mungkin Papa biarin kamu telantar di negara orang sana hahaha " ucap Indra
" Hehehhehe makasiiii Papa " Jawab Siska
" Terus kamu belum makan siang kan kalau gitu kita makan Siang bareng aja ya di Restaurant sebelah " ajak Indra
" Oke pa, sekarang aja yuk pa biar nanti Papa ga kelamaan tadi kata mba Cindy Papa ada meeting setelah jam makan siang " Jawab Siska
" Iyaaa putri papa yang bawel " ucap Indra
Mereka pun keluar ruangan dan menuju lift untuk turun ke bawah sepanjang jalan para staff kantor Papanya terus mengagumi kecantikan yang dimiliki oleh Siska dan kemiripannya dengan Papanya itu. Di jalan menuju restaurant Siska dan Papanya bergandeng tangan seperti seorang Papa yang sedang menggandeng anak kecilnya.
Sesampainya di Restaurant mereka pun di sambut dengan pe****n restaurant yang ramah, mereka juga di suguhkan menu yang ada di restaurant itu. Siska dan Papanya memesan makanan dan minuman mereka masing-masing.
" Sis kapan kamu berangkat nya ? " tanya Indra
" Belum tau pa soalnya Siska mau urus pendaftarannya dulu dan belum pasti di terima katanya Pa " jawab Siska
" Owh..nanti kalau mau berangkat bilang ya, Ntar papa kesana antar kamu juga sekalian ketemu Santi " ucap Indra.
" Iya iya Pa nanti Siska kabarin " jawab Siska
Setelah berbincang beberapa lama, makanan pun datang dan mereka pun menyantap makanan itu tanpa berbincang karena mereka takut kelamaan. Setelah beberapa mereka pun selesai menghabiskan makanan dan minumannya Indra pun memanggil waiters untuk meminta bill. Setelah waiters memberikan bil Indra pun langsung mengambil 2 lembar uang seratus ribu dan 1 lembar lima puluh ribu lalu mengajak Siska kembali ke kantornya.
Setelah kembali ke ruangannya Indra langsung mengambil 2 kartu debit yang ia miliki bewarna hitam dengan jenis Bank yang berbeda, ia kemudian memberikannya kepada Siska dan yang satunya ia titip untuk Santi.
" Siska pakailah ini nak untuk kamu nanti setiap bulannya akan ada uang masuk ke dalam rekening itu nak,sandinya tanggal lahir kamu , lalu yang ini berikan ke Santi dan setiap bulannya juga akan ada uang yang masuk ke dalam rekening itu, sandinya tanggal lahir Santi yah nak " ucap Indra
" Buat apa pah kenapa ga satu aja " jawab Siska
" Nak selama ini Papa udah banyak menghabiskan masa-masa pertumbuhan kalian sayang jadi Papa mau paling tidak Papa bisa ikut serta dalam kehidupan Masa sekarang dan Masa depan kalian nak " jawab Indra hingga mata nya berkaca-kaca
" Hmm.... Maafin kami ya pa kalau kami selama ini bersikap keras ke Papa " Ucap Siska langsung memeluk Papa nya
" Gak apa nak itu juga kesalahan papa kok " ucap Indra
" Hmmm...Will miss you so much Pa , Papa selalu jaga kesehatan ya apalagi kalau nanti Siska diterima di Amerika " ucap Siska
" Will miss you so much too My Little Princess " ucap Indra sambil mengelus kepala anak nya itu, " Kamu di sana juga harus jaga kesehatan ya Siska,Papa usahain nanti papa kesana sesekali " sambung Indra
" Iyah iyah Papa , ya udah Pa ini udah jam 12 lewat Pa, Papa siap-siap sana kan mau meeting, oh iya Pa mungkin besok atau lusa Siska udah balik ke Singapore kalau dokumen Siska udah selesai semua hari ini " ucap Siska
" Ya udah Siska nanti kalau mau pulang bilang Papa ya, oh iya kamu sendiri ? " tanya Papanya
" Siska sama anaknya Suami Mama pa, Laki-laki anak nya " ucap Siska
" Yang sering foto sama kamu itu ? " tanya Indra
" Iya kok Papa tau " tanya Siska
" Siska gini-gini papa juga punya sosial media tapi ya papa gunain untuk kerja aja, tapi keliatannya dia sayang banget sama kamu ya " ucap Indra
" Iya pa soalnya dia anak tunggal laki-laki sendiri ga punya adik perempuan,jadi dia sayang banget sama Siska dan Santi " jawab Siska
" Ya udah Siska kalau gitu baik-baik lah ya, ini kamu pulang biar di antar supir kantor aja ya sudah papa kasih tau ke mereka kok " ucap Indra
" Ya udah Pa kalau gitu Siska pulang dulu ya, Makasi Papa, Byeee " ucap Siska sambil melambaikan tangan ke Papa nya lalu keluar dari pintu ruangan Papa nya itu.
" Byee hati-hati " Jawab Papanya.
***