I Love You Siska

1457 Kata
Mike duduk di kursi sebelah ranjang Siska ia menggenggam jari-jari Siska ia pandangi wajah wanita yang ia cintai dalam diam itu ia benar-benar berharap bisa mendapatkan hati Siska dan ingin membuatnya bahagia dan ia berharap jika suatu saat ia bisa bersatu dengan Siska walaupun itu adalah hal yang sangat mustahil karena sudah pasti orang tuanya tidak akan mengizinkan hal itu terjadi. " Apa tidak ada sama sekali tidak ada kesempatan buat aku memilikimu Sis? Apa tidak ada sedikitpun niat kamu buka hati untuk aku Sis? I love you Siska, I really love you Siska aku sakit lihat kamu seperti ini sayang " ucap Mike sedih air mata yang ia tahan sedari tadi pun mengalir dengan tidak ada akhlaknya.  Siska mendengar semua ucapan Mike hanya saja ia belum sepenuhnya sadar sehingga namun air matanya pun menetes dari ujung matanya yang masih terpejam jauh dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia tersentuh sekaligus sedih mendengar pernyataan Mike ia pikir selama ini Mike tak benar-benar ada hati dengan dirinya dan ia sangat bersalah karena sudah beberapa kali ia menyakiti perasaan Mike selama ia berpacaran dengan Jack bahkan di titik terendahnya saat ini pun Mike ikut merasakan kehancuran dirinya.  Mike melihat sudut mata Siska yang mengeluarkan air mata namun ia tahu bahwa Siska belum benar-benar sadar ia pun kembali memeluk angan Siska dan terus memandangi wajah Siska hingga tak lama kemudian ia pun terlelap. Namun di tengah malam ia terbangun dan ia berpindah ke sofa untu kembali melanjutkan tidurnya setelah memastikan bahwa Siska benar-benar belum sadar. Di pagi hari Siska pun sadar ia melihat seisi ruangan dan terllihat Mike yang masih tertidur di sofa tanpa selimut. Siska benar-benar merasa bersalah pada Mike karna harus menjaganya terlebih ia sudah mendengar ucapan Mike tadi malam.Ia pun memanggil Mike dan meminta Mike untuk tidur di Sisi ranjang nya. “ Mike…. Mikee “ panggil Siska dan Mike pun terbangun. “ Siska akhirnya kamu sudah sadar “ Ucap Mike langsung mendekat ke Siska. “ Mike tidur lah disini " Ucap Siska sambil menepuk ranjang nya. “ Siska aku sudah tidak bisa tidur lagi, bagaimana keadaan mu apa kamu sudah membaik “ ucap Mike khawatir ia pun duduk di kursi dekat ranjang Siska. “ Mike aku sudah baik-baik saja… Mike apa kau mencintaiku ? “ Tanya Siska “ Siska sekarang kamu fokuskan dulu sama kesehatan kamu yah “ ucap Mike mengalihkan pembicaraan. “ Mike… hiks hiks… “ lirih Siska dan ia pun menangis. Mike langsung memeluk Siska dan mengelus lembut rambut Siska. " Hei girl jangan nangis lagi please " ucap Mike, namun bukannya berhenti menangis Siska jadi lebih kencang menangis karna semakin besar rasa bersalahnya.  “ Siska aku ga sanggup harus melihat kamu menangis seperti ini, apa aku tidak bisa menggantikan posisi Jack dihatimu Siska ? dan kalaupun bisa apa Daddy dan Mama akan mengizinkan ? “ Ucap Mike dalam hati ia pun meneteskan air matanya lalu segera ia usap. " Siska don't cry sayang " ucap Mike lembut.  " Mike pulang yuk..Hiks..hiks..hikss... " ucap Siska di sela tangisannya.  " Aku panggil dokter dulu ya agar bisa memastikan apa kamu sudah boleh pulang hari ini " ucap Mike sambil melepas pelukannya dan mengusap air mata Siska. " Tapi aku gak mau di sini lagi Mike aku mau di apartment aja " ucap Siska.  " Ya udah sebentar ya aku panggil Dokter dulu. " ucap Mike lalu pergi memanggil dokter.  Dokter pun datang dan memeriksa keadaan Siska dan Dokter pun menyatakan bahwa Siska diizinkan untuk pulang hari ini namun tetap diusahakan agar tidak stres memikirkan semua masalahnya. Siska dan Mike pun bahagia karna Dokter sudah mengizinkan Siska pulang.  “ Kamu sudah boleh pulang tetapi harus ingat jangan Stress dan jangan terlalu banyak nangis ya anak cantik, istirahat lah dirumah dan kamu juga bisa mengambil waktu untuk jalan-jalan nanti setelah beberapa hari istirahat dirumah “ Ucap Dokter “ Baik Dokter , Terima kasih dokter “ ucap Siska. “ Thank you so much Dok “ Ucap Mike  " Your welcome kalau begitu saya tinggal dulu yah " ucap Dokter lalu meninggalkan ruang rawat Siska. " Mike... Kamu gak kerja ? " tanya Siska kepada Mike “ Nggak , aku mengambil cuti untuk menemani kamu di apartment “ Ucap Mike dan Siska pun menganggukkan kepalanya. Siska merasa bersyukur punya Mike setiap berada didekat Mike ia merasa nyaman dan merasa lebih tenang ia merasa aura Mike sangat positif ia membayangkan jika ia bisa menjadi istri Mike betapa bahagianya dia. Istri ? hei Siska bangun tidak semudah itu ferguso… batin Siska " Sis aku telepon Daddy dulu yah mau kasih tau keadaan kamu jadi biar mereka ga perlu kesini lagi kita aja yang kesana " ucap Mike dan disambut dengan anggukan oleh Siska.  " Halo Mike " sapa sang Ayah “ Halo Dad, Siska sudah boleh pulang jadi Daddy sama Mama tidak usah datang ke sini lagi nanti aku yang bawa Siska ke rumah aja “ ucap Mike “ Oke Mike kalau gitu hati-hati ya nak “ jawab Daddy dari telpon. " Siap Daddy " ucap Mike lalu memutuskan panggilan.  “ Siska nanti kita ke rumah ya Daddy dan Mama pasti mau ketemu kamu , sekarang kamu siap-siap dulu ya “ ucap Mike “ Ia sayang “ ucap Siska membuat pipi Mike merah menahan Senyum. Siska memperhatikan ekspresi wajah Mike yang menahan senyum dan ia pun langsung ke kamar mandi mengganti pakaiannya ia sudah tidak ingin berada di dalam rumah sakit berlama-lama lagi. Sementara Mack menyelesaikan pembayaran di bagian administrasi. Setelah mengurus administrasi Mike kembali ke ruang rawat Siska.  " Sis ini ada obat nanti kamu makan ya jangan lupa ! " Ucap Mike dengan mata melotot.  " Siap Mike ganteng ! " ucap Siska sambil menowel dagu Mike dan membuat Mike tersenyum melihat tingkah Siska. " Kamu sudah selesai siap-siapnya non ? " Tanya Mike  " Hehehehe sudah kok " Jawab Siska.  " Ya sudah kalau gitu kita pulang yuk " ajak Mike dan mereka pun bergegas ke mobil.  Di tengah perjalanan  “ Mikee Laperrr… “ ucap Siska dengan nada manja nya membuat Mike merasa gemas dan ingin sekali mencium bibir Siska. “ Kamu mau makan apa ? biar kita beli dulu untuk makan di rumah Daddy “ tanya Mike. “ Makan di rumah Daddy aja deh aku ga selera makan di luar “ Ucap Siska lagi-lagi dengan nada manjanya. " Ya udah kalau begitu non sabar yah sebentar lagi sampai kok " balas Mike sambil mengelus kepala nya.   Kemudian Mike pun kembali fokus dengan kegiatan nya menyetir. Beberapa menit kemudian mereka pun sampai ke rumah Orang tua nya kemudian mereka pun langsung masuk ke rumah daddy nya sementara di dalam rumah Daddy dan Mama nya sudah menunggu mereka di ruang makan.  " Mam,Dad " Sapa Siska yang langsung dipeluk Mamanya.  " Siska are you oke ? " tanya Daddy sambil mengelus rambut Siska.  “ Kamu benar sudah baikan nak ? sebaiknya kamu tinggal disini saja ya Siska biar mama bisa jaga kamu “ Ucap Mama Siska khawatir. “ I’m oke dad , ga usah mah aku sudah baikan kok lagian di apartment ada Mike yang selalu jaga aku “ Jawab Siska ke Daddy dan mama nya sambil mengedipkan matanya.  “ Tapi Mike kan mau kerja nak “ Ucap Mamanya sambil memegang kepala Siska. “ Mike libur ma Mike sudah bilang Mike ambil cuti beberapa hari lagian Mike punya Asistan yang bisa membantu Mike mengurus pekerjaan kok dan Daddy juga sudah mengizinkan Mike untuk mengambil cuti ma “ Ucap Mike tersenyum manis. " Ya kan dad ? hehehehe... " ucap Mike sambil menyunggingkan senyum ke Daddynya.  " Iya Mike iya... " ucap Ayah nya sambil menepuk bahu Mike.  “ Hmmm… terima kasih ya Mike , kalian kalau ada apa-apa langsung hubungi kami ya nak “ ucap Mama sambil memegang pipi Mike dan Siska “ Mike jaga Siska dengan benar dan jangan biarkan hal seperti kemarin terjadi lagi ya “ tegas Daddy. “ Iya Dad , Iya Ma , oh iya Siska tadi katanya lapar “ Ucap Mike. “ Ma aku lapar “ucap Siska “ Ya sudah ayuk makan kebetulan mama sama Daddy belum makan juga “ ucap Mama. Lalu mereka pun makan bersama dan suasana tetap terasa hangat walau tidak ada Santi di tengah mereka karena Santi sudah berangkat ke sekolah sejak pagi tadi. Setelah selesai makan mereka berbincang-bincang sejenak dan setelah beberapa lama Siska dan Mike pun pamit pulang ke apartment.  “ Ma , Dad kami pulang dulu ya “ Ucap Mike “ Kami pulang dulu ya Mam, Dad “ Ucap Siska “ Hati-hati ya sayang “  Ucap mama “ Jangan ngebut-ngebut Mike dan jaga Siska ya “  Ucap Daddy “ Iya ma , Dad “ Jawab Mike sambil berjalan keluar dan menuju mobil dan berangkat ke Apartmentnya. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN