Naina menguap lebar. Hari ini ia begitu lelah karena semalam ia usai menghadiri party salah satu teman lamanya. Dengan malas ia melangkah keluar rumah untuk menghirup udara segar. Rumah sudah sepi karena Viola pasti sudah berangkat kerja. Ia pun melakukan olahraga ringan di teras rumah. Meregangkan otot-ototnya yang kaku. Lalu tak sengaja matanya menangkap benda di dalam tempat sampah. Tempat sampah itu awalnya kosong dan kini terisi oleh foto-foto yang dibuang Viola semalam. Naina memungutnya dan langsung terkejut. Ia tak percaya apa yang ia lihat sekarang. Mendadak ia menjadi sangat marah. "Sudah aku katakan, Viola, laki-laki itu akan mengkhianatimu. Sama seperti saat James meninggalkanku begitu saja. Mereka sama brengseknya!" Naina menggeram. Ia pun segera masuk ke dalam rumah. Ia ing

