TEKAD DI TENGAH BADAI, DARWIN MEMBUKTIKAN DIRI

1437 Kata

Rasa bersalah bagai hantu yang tak henti-hentinya menghantui Darwin. Pertengkaran dengan Via di ladang, bagai petir yang menyambar, meninggalkan luka menganga di antara mereka. Ia tahu, ia telah menghancurkan kepercayaan yang susah payah dibangunnya, mengecewakan wanita yang dicintainya, dan memperburuk citranya di mata masyarakat desa. Terpuruk dalam penyesalan, Darwin merasa tak berdaya. Namun, nyala tekad dalam hatinya tak padam, ia bertekad untuk menebus diri dan membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kesempatan kedua. Pagi itu, Darwin menguatkan diri dan memutuskan untuk memulai langkah baru. Ia sadar, ucapan maaf saja tak cukup untuk memperbaiki keadaan. Ia harus membuktikan perubahan nyata melalui tindakan, menunjukkan kepada Via dan masyarakat desa bahwa ia adalah p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN