# Pembahasan #

847 Kata
Saat ini aku masih berkutat dengan berbagai kemungkinana yang kedepannya pasti akan kuhadapi nantinya. Jujur saat ini aku masih bimbang untuk menjawab dan harus bersikap bagaimana nantinya terhadap rendi. Tapi benar ucapan sila tempo hari aku harus memastikan bahwa semua ucapan rendi bisa ia buktikan padaku. Dan waktu yang ditunggu tunggu pun tiba , terdengar bunyi ketukan pintu lalu kubuka dan kulihat rendi sedang berdiri lalu ia tersenyum hangat padaku namun aku masih belum bisa menjadi diriku yang selama ini rendi kenal. Aku mempersilahkan masuk dan iapun masuk , tanpa basa basi aku langsung menuju pembicaraan inti saja. "Begini, saya mau bertanya sama kamu dan kamu harus menjawabny ade dengan sejujur jujurnya pada saya" . "Baiklah sayang, aku akan jawab semuanya dengan jujur sama kamu".  "Andai kata kalau saya sudah mendapatkan gelar istri kamu dan kalau suatu hari nanti kita punya anak pada saat itu kita dalam keadaan ekonomi yang sulit dan membuat kamu harus bekerja lebih keras untuk saya dan anak kita apakah kamu akan menyerah pada keadaan tersebut persisnya pada saat dengan mantan istrimu terdahulu?? "Dan apakah suatu hari nanti jikalau bentuk tubuh dan penampilan saya tidak seperti waktu saya masih gadis karena apabila seorang wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak maka bentuk tubuh pasti akan berubah. apakah kamu akan tetap setia dengan saya atau malah tergoda dengan wanita lain diluar sana yang lebih cantik dan kaya pokoknya yang tipe ideal kamu. Kamu akan berpaling dari saya dan lebih memilih wanita itu?? Apakah kamu bisa setia hanya pada satu wanita?? tepatnya wanita yang bergelar sebagai istri kamu??" rentetan pertanyaan dariku sudah kukatakan dan sekarang saatnya mendengar jawaban dari rendi. Karena jawaban rendi menentukan segalanya. "Aku tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang sama pada waktu yang berbeda. Karena menurutku aku akan pastikan kalau aku akan berjuang hingga akhir demi kamu dan anak anak kita nantinya. Karena sekarang pekerjaanku bisa dibilang cukup mapan dan aku sanggup untuk membahagiakanmu lahir dan batin. Dan kalau soal bentuk tubuh dan penampilan aku yakin sekali kalau kamu pasti akan kembali seperti pertama kali aku ketemu kamu karena pada dasarnya kamu itu aslinya lebih modis dari yang kubayangkan. Kalau anak anak kita sudah bisa bermain sendiri aku yakin kalau kamu pasti akan berusaha mengembalikan tubuh dan penampilanmu nantinya bahkan suatu saat nanti kamu akan lebih cantik lagi dari kamu gadis dulu. Aku tidak akan tergoda pada wanita lain akan kupastikan semua ucapanku akan terjadi dan akan kubuktikan kepada kamu. Lagian apalagi yang aku cari dari wanita lain?? dalam hal ranjang kamu sangat memuaskan, dalam hal memasak kamu sangat pandai bahkan kamu kreatif membuat berbagai menu masakan ataupun kudapan lainnya, Kalau penampilan jujur aku sangat menyukai penampilanmu yang sekarang karena penampilanmu selalu seksi dimataku aku sangat menyukainya. Dan aku tidak suka dengan wanita yang kurus sayang, yang tidak ada bentuk tubuh seksi yang menggoda seperti kamu. Semua yang kubutuhkan ada di diri kamu sayang dari urusan ranjang, makanan bahkan penampilan seksimu sudah satu paket lengkap yang kudapatkan. Aku akan selalu bersyukur karena aku mendapatkan kamu ranti sayang". Mendengar ucapan dari rendi membuat sedikit hatiku tenang namun aku belum sepenuhnya mempercayai semua ucapannya karena saat ini yang aku butuhkan hanya pembuktiaan dari semua ucapannya rendi. Hanya itu yang saat ini aku butuhkan untuk menentukan masa depan kami berdua apakah akan benar benar terjadi pernikahan ini. Lamunanku tersadar saat bunyi perut rendi yang berbunyi, lalu tanpa banyak bicara aku tinggalkan rendi diruang tamu an menuju dapur. Aku membuatkan minuman dan makanan ringan untuk mengganjal perut kosongnya rendi namun karena aku tidak tega padanya yang saat ini kelaparan jadi aku memasak makan siang dengan menu tomyam yang sangat rendi sukai.Setelah masakanku matang kusajikan dipiring lalu kuletakkan dimeja makan. Kupanggil rendi diruang tamu tapi kulihat tidak ada lalu kucari cari dia tapi tidak kutemukan. ku telpon nomornya dan dia berkata kalau dia ada dikamarku sekarang. Lalu aku bilang padanya kalau makanan sudah matang. Beberapa menit kemudian rendi keluar dari kamarku hanya memakai boxer saja dengan santainya ia menuju meja makan yang membuatku merasa tidak nyaman karena aku masih belum bisa percaya dengan ucapannya. "Kenapa kamu hanya memakai boxer saja??". "Entah kenapa aku merasa gerah sayang kata rendi padaku". Itu kuyakini kalau hanya alasan rendi saja karena yang kutahu selama aku mengenalnya itu adalah suatu tanda kalau ia saat ini menginginkan aktivitas ranjang yang biasa kami lakukan dulu." Habis makan lebih baik kamu pakai pakaianmu karena aku masih belum percaya dengan ucapanmu". Lalu kutinggalkan rendi yang sedang makan menuju ruang tv dan seperti biasanya aku membutuhkan hiburan favoritku ya drama korea yang terbaru yang pemerannya adalah cha eun woo. Dan akupun larut dengan tontonan yang kutonton sekarang ini tanpa kusadari rendi sudah duduk disampingku dan masih menggunakan boxer saja. seketika aku kaget karena ada sepasang tangan yang sedang asyik bermain main di dadaku. lalu dengan cepat kutepis sepasang tangan nakal yang menyentuh dadaku."Tidak ada sentuhan sebelum kamu bisa membuktikan semua ucapanmu ketusku pada rendi". " Gimana aku mau buktiin coba kalau kita belum menyelesaikan pekerjaan kita yang tertunda selama 2 minggu?? masih banyak persiapan yang harus kita siapkan dengansegera. karena pernikahan kita tinggal satu bulan lagi sayang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN