# Rahasia #

532 Kata
Hari ini kerjaan kantorku sangat menumpuk dan dikejar deadline, bosku sudah mulai berasap kepalanya karena banyak kendala yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Dengan sigap aku mengerjakan deadline dengan secepat kilat dan seteliti mungkin agar si bos tidak berubah menjadi beruang yang akan mengamuk jika pekerjaanku belum selesai dan tidak teliti. Setelah pekerjaanku selesai langsung kusetorkan pada si bos biar dia tidak marah marah lagi karena kalau dia marah sangat menyeramkanbagiku. Sekarang akupun bisa bersantai dikantor karena semua nya sudah selesai dan bosku pun sekarang wajahnya sudah berubah jadi bahagia. Saat aku ingin menonton drama korea terbaru diruanganku tobia tiba bosku masuk ke ruanganku dan melihatku sedang nonton drama terbaru kufikir ia akan murka padaku tapi ternyata diapun suka dengan drama korea yang sedang kutonton. Bosku berkata pemeran laki lakinya ganteng buangeet kalau dia ada disini udah aku bawa pulang kata bosku. Yup bosku wanita single mother yang haus akan belaian laki laki maklum sudah 20 tahun jadi single mother. Akhirnya si bos pun nonton bareng denganku kami saling tertawa dan menangis bersama karena drama korea yang kami tonton.Tiba tiba ponsel bosku berbunyi dan dia bilang mau ke ruangannya mau ada tamu perusahaan akan datang. lalu boskupun pergi dengan tergesa gesa. Tak terasa jam menunjukkan pukul 16.30 sudah waktunya pulang, dan tak berapa lama ponselku berbunyi kulihat ada sebuah pesan whatss up dari rendi mengatakan kalau 2 hari kedepan dia tidak bisa anter jemputku. deg, jantungku berasa seperti berhenti seketika. fikiranku pun langsung tertuju pada privat number tempo hari, mungkinkah ini ada hubungannya dengan pemilik privat number tersebut dalam hatiku. lalu kubalas pesan whatss up rendi..memang kamu ada urusan yang sangat penting ya ?? tanyaku pada rendi namun sayang pesan whatss up ku tidak terkirim karena sudah tidak aktif  kutelpon nomor rendipun berada diluar jangkauan. Sebenernya apa yang terjadi karena rendi tidak pernah berbuat hal seperti ini, pasri ada yang tidak beres batinku. Tanpa pikir panjang aku langsung menelpon ke rumah rendi untuk bertanya pada mamanya apakah ada sesuatu yang terjadi dirumah namun nihil telpon rumah rendipun tidak ada yang jawab. Langsung ku pesan taxi tuk segera menuju ke rumah rendi. Sesampainya dirumah rendi berulang kali ku ketok pintu rumahnya tapi tidak ada satu orangpun dirumahnya. Lalu kubertanya pada tetangga sebelah rumahnya. Maaf permisi bu..saya mau tanya kok rumah sebelah sepi gak ada orangnya kira kira ibu tahu kemana pemiliknya?? " oh, tadi beberapa menit yang lalu mas rendi pergi bawa motornya seperti bawa koper kecil gitu. setahu saya si biasanya kalau mas rendi bawa koper kecil berarti dia mau menginap dirumah tunangannya kata si ibu tetangga rumahnya rendi. lalu akupun langsung berpamitan tuk segera pergi dan langsung menuju rumahku. karena kufikir rendi pasti sudah sampai rumahku , ku bergegas pesan taxi kembali setelah sampai dirumahku aku tidak melihat motor rendi dihalaman rumahku. deg, hatiku serasa mau meledak marah, kesal dan penasaran sebenarnya siapa tunangannya rendi yang dimaksudkan oleh ibu sebelah rumahnya rendi??? ya tuhan, sebenarnya apa yang terjadi siapa wanita yang dimaksud tadi oleh ibu itu. Aku langsung berlari masuk kekamarku agar papa mamaku tidak melihatku menangis. sesampainya dikamarku seketika tangisku pun pecah rasanya d**a ku sangat sesak sekali merasa terkhianati oleh rendi. Karena selama ini yang kutahu hanya akulah tunangannya rendi. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN