Awalnya Saira kira hubungannya dengan Gibran akan membaik setelah ia memberikan surat perpisahan pada Gibran saat wisuda. Namun, ternyata Gibran tidak datang, dan tidak ada informasi yang jelas. Termasuk informasi yang sampai pada Bian. Bian tidak tau kemana Gibran, bahkan saat bertanya pada Kemal, lelaki berwajah timur tengah itu pun tutup mulut. Ditambah lagi, pesan singkat yang Saira kirimkan kepada Gibran tidak kunjung terkirim, apalagi mendapat balasan. Nomornya pun tidak bisa dihubungi, dan kini tidak terdaftar. Saira yakin Gibran mengganti nomornya dan sengaja menghilang. Saira sebenarnya sempat berpikir untuk datang ke kontrakan Gibran yang kunjungi tempo hari bersama Aliyyah dan Bian, namun Aliyyah melarang. Menurut gadis pesantren itu, kalau Gibran sudah

