BAB 65 - TANGIS

2216 Kata

Rasanya belum pernah Saira merasakan terpuruk separah ini sebelumnya. Ia seperti kehilangan separuh semangat hidupnya, dan ia tidak tahu kemana harus mencarinya. Gibran sudah tidak mneghubungi Saira lagi sejak terakhir kali ia memutuskan hubungan dengan Saira. Dan sejak itu pula Saira merasa dunianya berhenti. Ia tidak lagi semangat untuk melanjutkan hari, dan yang ia pikirkan hanyalah Gibran. Semua memorinya tentang Gibran perlahan muncul kembali. Saira ingat saat-saat pertama ia berbicara dengan Gibran, si kapten basket sekolah yang amat terkenal, dan Gibran memberinya sebuah air mineral dalam botol yang sampai kini Saira masih simpan botolnya. Saira bangkit dari tempat tidur dan meraih botol beruliskan hari ia bertemu Gibran itu. Saira membuang botol kosong itu, setelah sebelumnya i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN