"Mas Asgaf?" tegur Rena saat melihat kehadiran Asgaf tiba-tiba, membuat Nafla yang awalnya tidak sadar akan kehadirannya, kini menatapnya sedih. Asgaf mendekati sang istri lantas mengecup ubun-ubun Nafla. "Kamu kenapa?" tanyanya lembut melihat sang istri yang sama sekali tak ada gairah untuk sekedar menyambutnya. "Apa yang dia katakan?" lanjutnya sambil menunjuk Rena dengan benci. "Mas-" tegur Rena hendak menjawab karena tidak terima disalahkan. "Aku nggak pa-pa. Aku mau pulang sekarang," sela Nafla cepat. Ia hendak beranjak lebih dulu namun lagi-lagi Rena bersuara, "Aku cuma kasih tahu Nafla apa yang kamu suka dan yang tidak kamu suka, Mas. Dia-" Seketika Asgaf langsung menatap Rena tajam dan berdesis pelan, "Apa yang aku suka dan tidak aku suka bukan urusanmu, Rena! Ingat, kamu

