“Cieee, pengantin baru langsung ngampus,” Ifa menggoda Nafla yang baru saja tiba di depan prodi untuk melihat Raya sidang. Sementara suaminya memilih pergi ke lab karena harus mengambil skripsi yang diberikan oleh mahasiswinya itu. “Gimana malam pertama?” tanyanya sambil menaik turunkan alisnya menggoda. Nafla tampak berpikir serius sebelum menjawab, “Rasain aja sendiri.” “Yah, nggak seru,” sela Gea tiba-tiba yang diikuti oleh Raya yang tampak siap memakai almamater dengan rapi. “Cerita dong, Na. Mana tau si Raya jadi semangat sidang dengar kamu cerita.” Raya mendelik lantas menggeleng, “Enak aja. Nggak, Na! Jangan dengerin.” Gadis itu duduk di sebelah Nafla. “Na, maaf ya aku nggak bilang sidang soalnya aku takut ganggu kamu yang lagi bulan madu.” Nafla tersenyum kecil dan menggele

