Hening membayangi keduanya kala mereka masih menuntaskan rasa rindu yang ada di hati masing-masing. Nyaris seminggu penuh keduanya terpisah jarak namun sama sekali tidak menyurutkan rasa cinta yang tersirat. Asgaf tidak sekalipun melepaskan pelukannya apalagi ketika sudah mengetahui bahwa sang istri sedang hamil. Hamil anak mereka yang dibuat dengan penuh cinta. Amarahnya seketika menguap saat ia mendengar kabar gembira tersebut. Niatnya ingin memberi pelajaran kepada istrinya justru kini ia yanng terdiam tanpa bisa mengatakan apapun saking bahagianya. Asgaf benar-benar bersyukur bisa memiliki Nafla seutuhnya. Seandainya saja ia lebih dulu dipertemukan dengan Nafla pasti hidupnya akan lebih banyak merasakan kebahagiaan. Asgaf tidak menyalahkan takdir, namun tetap saja itu akan terasa be

