" Tunggu..." ucap Christian dengan memegangi pergelangan tangan Marissa. " Kamu kira kamu siapa bisa seenaknya datang dan pergi begitu aja? Kamu tahu kalau kedatangan kamu sekarang itu mengganggu kami?" tanya Christian yang makin membuat Marissa ingin menangis. " Ya udah, aku pergi dulu. Chris, ingat janji kamu..." ucap Camila. (" Janji? Janji apa? Apa Christian juga berjanji akan menikahi wanita ini? Oh Tuhan, kenapa aku harus datang kesini?") batin Marissa. Christian tidak mengucapkan sepatah kata apapun dan terus menatap Marissa dengan tajam bahkan sejak kedatangannya. Camila lalu menggelengkan kepala lalu berjalan meninggalkan Christian dan Marissa yang masih berdiri di depan pintu kamar hotel tersebut. " Masuk." perintah Christian dengan tegas meski sebenarnya hatinya menghangat

