" Apa Yana atau papa kamu nggak pernah menghubungi kamu sejak hari itu?" tanya Christian pada Marissa yang berbaring terlentang di lengannya sebagai bantal. Marissa menggeleng. " Aku juga udah memblokir nomer mereka berdua. Aku nggak punya urusan apapun lagi sama mereka." jawab Marissa sambil memainkan jemari Christian yang melingkar di atas perutnya. " Kamu yakin nggak mau mendengarkan penjelasan mereka? Mungkin aja mereka nggak memberitahu kamu karena takut kamu akan bereaksi seperti sekarang." Marissa menoleh ke arah Christian. " Kenapa kamu belain mereka? Menurut kamu ada pembenaran atas apa yang mereka lakukan di belakang mama? Di belakang istri papa? Di belakang aku? Lalu uang yang aku kasih untuk rumah oma? Ada pembenaran?" tanya Marissa kesal. Christian hanya memejamkan matan

