Tiga Hari

1119 Kata

Christian mengulurkan tangannya membantu Zara untuk turun dari pijakan tangga terakhir pesawat pribadi miliknya yang kini telah mendarat sempurna. " Makasih pa..." " Hati- hati..." ucap Christian. Kini pria tersebut beralih pada Marissa yang nampak sedikit pucat. Sejak tadi gadis itu memang terlihat lemas dan pucat. Di pesawat pun, ia lebih banyak menyandarkan kepalanya di bahu Christian dengan sesekali tersenyum yang nampak di paksakan. " Sayang..." Ucap Marissa ketika menggenggam tangan kekasihnya. " Kamu baik-baik aja? Muka kamu pucat banget." tanya Christian khawatir. " Aku nggak apa-apa. Hanya kecapean karena kamu aja. Apalagi sejak pagi kita belum istirahat yang bener." jawab Marissa menggelanyut manja pada lengan Christian yang langsung memeluknya erat. " Maaf ya, jadwal tou

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN