_Ah, rasanya kepalaku mau pecah mengingat as yang sudah terjadi antara aku dan bos –ku sendiri, Arata Kenichi. Yang beberapa hari sudah berlalu tapi aku masih tetap tidak bisa bicara secara normal dengannya. Bahkan, saat Kuroda Shouhei mengirimiku pesan yang berisi ajakan berlibur pun, aku tetap tidak berniat untuk bicara dengannya dengan benar. Dan saat kami sedang berjalan-jalan, berkeliling untuk melihat desa wisata ini, aku merasa kalau aku memang tidak bisa bicara apa pun dengan orang itu, meski sebelumnya Kuroda Shohei mengatakan kalau aku harus bisa berkomunikasi dengan baik lalu berbaikan dengan Arata, tetap saja aku merasa tidak nyaman. Terutama setelah orang itu tahu kalau aku menyukainya. Menyebalkan. Apa yang sebenarnya kupikirkan dengan aku menyukai pria itu? Aku ini Alpha,

