Pov Raka Krettt! Kreeet! Krettttt! Pintu gerbang pun sudah didorong oleh Satpam Penjaga untuk ditutup, Karena setelah bel berbunyi tidak ada yang boleh masuk lagi ke dalam sekolah, agar para murid bisa tenang ketika belajar. Melihat pintu yang sebentar lagi ditutup dengan segera aku pun menyalakan klakson memberi tanda bahwa masih ada siswa yang masih di luar gerbang. "Maaf Pak Sandi saya telat....!" ujarku setelah berada di depan pintu gerbang yang sedikit lagi tertutup sempurna. "Kenapa kamu kesiangan Raka...., tumben-tumbenan amat?" tanya Pak Sandi yang lumayan ramah karena kalau jajan suka aku traktir. "Kesiangan Pak....!" jawabku spontan. "Kamu juga kesiangan Tio?" tanya Pak Sandi sambil menatap ke arah motor yang baru datang. "Enggak Pak.....! aku nemenin Raka ngumpet di belok

