Pov Raka Keesokan paginya, Seperti biasa aku berangkat dengan Mbak Vira untuk Mengantar ke kantornya terlebih dahulu. sekarang aku sudah membulatkan tekad, menyatukan keyakinan, bahwa aku tidak akan berhubungan lagi dengan Devina. Aku tidak mau Hidupku sia-sia hanya untuk memikirkan hal yang tidak penting, karena apa yang ibu bilang itu tidak salah, sekarang aku harus fokus belajar kalau masalah pacaran itu nomor sekian. Setelah mengantarkan Mbak Vira, aku melanjutkan perjalananku menuju sekolah. kebetulan tadi subuh hujan kecil turun, sehingga ketika ada matahari yang keluar menyinari Buana Panca Tengah, membuat tubuhku terasa hangat. suasana kota Jakarta terlihat sangat cerah, secerah harapanku yang sudah tidak mau mengenal lagi dengan apa yang namanya cinta. Mobil-mobil terlihat berl

