Devina, Raka!

1004 Kata

Pov Raka Kita berdua terus berjalan menyusuri lorong sekolah, mataku terus memindai area sekitar mencari keberadaan Devina, namun beruntung kala itu Devina sampai saat ini belum menampakkan wujudnya. "Kenapa kamu sering celingukan, kayak maling yang sedang dikejar masa?" "Yey Kalau ngomong itu asal nguap saja. nggak apa-apa, nggak tahu nih leher gua terasa kebas," ujarku berbohong karena untuk jujur dengannya aku tidak berani. "Oh iya, Bagaimana hubungan lu dengan Devina ,apa sudah diselesaikan atau belum?" "Maksudnya?" "Ya maksudnya lo apa sudah mutusin dia atau belum, katanya lo mau break, Katanya lu mau cuti dari berpacaran?" "Oh itu. sudah, sudah beres!" "Syukurlah...! semoga hidup lo semakin bahagia dan lo bisa fokus belajar tanpa memikirkan hal yang lain." "Amin, Terima kasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN